Instrument Aircraft (instrumen pesawat) merupakan alat yang berfungsi untuk memberikan data atau informasi kepada penerbang tentang kondisi, kedudukan, sikap, dan arah pesawat terbang. Instrument pada pesawat bertujuan untuk membantu pilot pada saat tinggal landas (takeoff),
pengendalian pesawat (maneuvering) dan mendaratkan pesawat (landing) dengan selamat.
pengendalian pesawat (maneuvering) dan mendaratkan pesawat (landing) dengan selamat.
Data atau informasi yang diterima oleh pilot dapat berupa cahaya dengan menyalanya lampu atau indikator dengan menunjukkan angka atau simbol. Dengan penjelasan tersebut, daoat ditarik pengertian bahwa instrumen dapat meliputi cahaya atau indikator. Bisa dikatakan sebuah indikator dipastikan instrumen tetapi instrumen tidak hanya berupa indikator saja. Instrumen yang digunakan pada pesawat harus mempunyai ketelitian yang tinggi, karena keselamatan pilot, awak kabin, dan penumpang pesawat tergantung pada kinerja instrumen tersebut.
Syarat-syarat instrumen yang terpasang pada pesawat, yaitu :
- Tahan Getaran, instrumen tidak boleh bergetar selama engine beroperasi pada saat takeoff dan landing.
- Tahan Kejutan, intrumen harus tahan terhadap hentakan pada saat landing
- Instrument mudah di adjusment, intrumen harus mudah dilakukan penyetelan dan perbaikan agar menghindari kesalahan penunjukkan.
- Jarum penunjukkan (pointer) harus bergerak cepat, tepat, dan tenang. Jarum penunjukkan pada indikator tidak boleh berubah-ubah walau kedudukan dan posisi pesawat berubah dan walaupun terbang tinggi tekanan udara semakin berkurang
- Penunjukkan pada skala harus terang, agar dapat dilihat dan dibaca jelas pada saat terbang malam atau siang dan pada saat cuaca buruk maupun berkabut.
- Instrumen harus mudah dilepas dan dipasang, di-setting dan pengukurannya harus standar.
- Ringan dan tahan karat serta seimbang.
Klasifikasi Instrumen Pesawat, yaitu :
- Engine instrument. Engine Instrument adalah suatu kelompok instrument yang berfungsi memberikan data atau informasi kepada pilot tentang kondisi engine.
- Flight Instrument. Flight Instrument adalah suatu kelompok instrument yang berfungsi memberikan data atau informasi kepada penerbang tentang kondisi dan sikap pesawat saat itu.
- Navigation Instrument. Navigation Instrument adalah suatu suatu kelompok instrument yang berfungsi memberikan data atau informasi kepada penerbang tentang arah atau navigasi pesawat saat melaksanakan penerbangan.
- Auxilliary instrument. Auxilliary instrument juga disebut sebagai miscellineous instrument. Auxilliary instrument adalah suatu kelompok instrument yang berfungsi memberikan data atau informasi kepada penerbang tentang suhu sekitar pesawat, keadaan fuel, waktu dan sebagainya.
Contoh Engine Instrument, yaitu :
- RPM indicator/ tachometer indicator.
- Fuel flow indicator/ fuel flow meter.
- Manifold pressure indicator/ MAP.
- Oil pressure indicator
- Oil temperature indicator.
- Carburator intake air temperature indicator/ CATI (untuk piston engine).
- Cylinder head temperature indicator (untuk piston engine).
- Volt meter/ampere meter.
- Turbine inlet air temperature indicator (untuk jet engine).
- Exhaust gas temperature indicator/EGT.
- Meter indicator (untuk turbo propeller engine).
Contoh Navigation Instrument, yaitu :
- Magnetic compass indicator.
- Kompas navigasi/ directional gyroscopic indicator.
- Radio magnetic indicator/ RMI.
Contoh Auxilliary Instrument, yaitu :
- Outside Air Temperature (OAT)
- Clock or Stopwatch
- Fuel Quantity Indicator
- Gear position indicator
- Flap Position Indicator
- Vacuum Indicator
- Accelerometer atau G-meter
- Angle of Attack Indicator or Stall warning System
- Landing Gear position Indicator
- Elevator Position Indicator
Contoh Flight Instrument, yaitu :
- Airspeed Indicator
- Altimeter
- Attitude Indicator
- Heading Indicator
- Turn and Bank Indicator
- Vertical Speed Indicator
Menurut
cara kerjanya, instrument pesawat dapat dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok,
yaitu;
- Mechanical indicator. Instrument yang prinsip kerjanya berdasarkan sistem gerakan mekanik yang digerakkan oleh aliran udara, zat cair ataupun bekerjanya mesin. Contohnya: altimeter, ASI, VSI, pressure gauge, suction gauge.
- Electrical indicator. Instrument yang prinsip kerjanya berdasarkan sistem kelistrikan pesawat. Contohnya: CHT, EGT, amperemeter, voltmeter.
- Gyroscopic indicator. Instrument yang prinsip kerjanya berdasarkan sistem perputaran atau gerak memutar dari gyro. Contohnya: Turn and bank indicator, Gyro horizon indicator, DGI, autopilot.
Tanda - tanda batas Instrument, yaitu :
- Putih adalah batas minimum yang dijinkan dalam pengoperasian
- Hijau adalah batas normal pengoperasian
- Kuning adalah batas peringatan pengoperasian
- Merah adalah batas maksimum pengoperasian




0 komentar:
Posting Komentar